8 Komponen Motor Rawan Kerusakan Di Musim Hujan

Iklan

Komponen Motor Rawan Kerusakan – Kemajuan teknologi yang pesat telah berhasil menciptakan berbagai jenis sepeda motor di dunia ini, namun hal tersebut tidak dapat mencegah terjadinya kerusakan. Pasalnya, seiring berjalannya waktu dan semakin tinggi antarmuka penggunaan maka akan membuat komponen-komponen pada kendaraan bermotor tersebut mengalami keausan / kerusakan.

Tidak hanya bagian yang terlihat dari luar, kerusakan juga berlaku untuk komponen yang ada di dalam, misalnya karburator, dan perangkat elektronik yang mendukungnya. Bagian ini menjadi bagian yang kompleks, dimana nantinya jika terjadi kerusakan menjadikan salah satu moda transportasi favorit di darat ini tidak dapat digunakan lagi.

Adapun penyebabnya banyak, salah satunya karena hujan. Memang kerusakan tidak langsung terjadi, namun jika terus menerus terkena hujan yang notabene bercampur lumpur / pasir, kemudian masuk melalui celah komponen dan batang, kemudian dibiarkan begitu saja, tidak hanya akan menurunkan performa, tapi akan mengakibatkan kerusakan yang fatal.

Tentunya sobat sebagai pengguna atau pemilik motor tidak ingin mengalami hal ini. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kamu wajib mengetahui tentang Komponen Motor yang Rawan Kerusakan saat terkena hujan, yang bisa langsung kamu simak di reviewnya. otomaniac.com pengikut.

1. Busi

Busi bisa dikatakan sebagai komponen motor yang rawan rusak. Posisinya berada di luar sehingga mudah bersentuhan dengan material apapun dari luar, terutama air hujan. Meskipun bagian ini telah terlindungi dengan adanya COP, namun air tetap dapat masuk melalui celah antara kedua komponen tersebut, apalagi jika mengalami stagnasi yang dapat menyebabkan kebocoran listrik atau yang lebih parah menjadi pembatas, yang nantinya mengganggu aliran air. fungsi pengapian dan membuat motor mati atau susah dihidupkan.

2. Karburator

Selanjutnya adalah karburator. Padahal dari segi penempatannya part atau komponen ini memiliki proteksi yang tinggi dan didesain agar tidak mudah terpapar benda atau cairan dari luar, namun air tetap bisa masuk, apalagi saat pengguna sepeda motor nekat menerobos genangan / banjir, dan cuci dengan air bertekanan. tinggi, air bisa masuk melalui bagian boks filter, yang tentunya jika masuk ke karburator akan berdampak pada kerusakan mesin, atau lebih parah lagi motor harus turun dari mesin untuk membersihkannya dari air.

3. Sepatu Rem

Seringkali kita mendengar suara cicit pada motor, dan ternyata itu berasal dari bagian pengereman. Ya, rem atau bantalan rem adalah komponen luar motor yang bersentuhan langsung dengan bahan luarnya. Apalagi saat hujan, bagian yang basah akan memudahkan lumpur dan pasir menempel pada bagian ini, yang kemudian menimbulkan kerak saat mengering, sehingga tidak hanya membuat rem berbunyi, tapi juga bisa menimbulkan korosi pada rem cakram.

4. Syok

Selain rem, shock atau suspensi merupakan bagian yang rawan rusak saat terkena air hujan. Begitu pula halnya dengan rem, pasir atau lumpur dapat menempel pada bagian AS Shock, apalagi jika bagian tersebut tergores maka akan terjadi kebocoran oli, dan jika kehabisan oli yang pada akhirnya akan mengganggu mekanisme kerja dari motor tersebut. shock dan shock akan menjadi keras + rusak.

5. Bantalan Roda & Lengan Ayun

Selain rem dan kanvas, balon juga menjadi bagian dari kaki-kaki sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan air hujan. Meski pada dasarnya bagian ini mendapat penutup, namun jika terlalu sering terkena air hujan akan membuat minyak janin di dalamnya lama kelamaan terkikis dan hilang. Saat itu terjadi, pergerakan laher menjadi tersendat dan menimbulkan suara melengking.

6. Mesin

Tidak dapat dipungkiri bahwa mesin motor sangat rentan terhadap air hujan ditambah lumpur yang jika terjadi terus menerus tanpa dibersihkan dapat menyebabkan kerusakan pada mesin akibat pembuangan panas yang terjadi saat motor yang digunakan tidak dapat berjalan dengan baik.

7. Radiator

Radiator memiliki fungsi vital pada motor yang menggunakannya sebagai pendingin, dan juga merupakan komponen yang rawan rusak jika terkena air hujan, akibat air hujan yang membawa lumpur dan pasir, setelah dikeringkan mengeras dan menutupi kisi-kisi radiator, yang mengakibatkan radiator tidak bisa. Jaga suhu mesin pada suhu normal, sehingga mesin bisa mengalami overheat yang fatal.

8. Knalpot

Berfungsi sebagai komponen untuk pembuangan sisa bahan bakar, knalpot sendiri sangat penting, karena jika bagian ini terisi air hujan saat melewati genangan atau banjir maka pembuangan sisa bahan bakar menjadi terhambat, dan membuat motor bisa tiba-tiba terhenti.

Kemudian di sisi lain, dengan kadar asam yang tinggi, air hujan dapat menimbulkan masalah yang cukup serius, karena dapat mengikis lapisan pelindung knalpot yang terbuat dari besi, selain menimbulkan karat dan korosi, dan jika masalah ini dibiarkan maka knalpot menjadi bolong.

Dapat disimpulkan, air hujan ini akan sangat berbahaya bagi motor, oleh karena itu solusinya setelah hujan – hujan dengan motor segera cuci dan bersihkan dari semua lumpur atau pasir yang menempel, sehingga Komponen Motor menjadi rawan kerusakan di atas lebih tahan lama dan memiliki masa pakai. panjang, dan mencegah kerusakan motor yang lebih fatal. "SALAM OTOMOTIF"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *